Petugas PPIH 1431 H/2010 Sektor 1 Mekah

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1431 H/2010 Sektor 1 Mekkah dari Pusat

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1431 H/2010 Sektor 1 Mekkah dari Pusat

Sebagai pengingat dan melawan lupa terlampir nama Bapak-bapak, Ibu-ibu yang bertugas di Sektor 1 Mekah antara lain:

H. Hariyanto, MM (Kemenag Pusat) sebagai Ka Sektor; Wahid Hasyim (Kanwil Kemenag Prov DIY; M. Saikhu, S.Ag, M.Ap (Akademi Angkatan Laut Surabaya; Drs. Hartono, M.Pdi (KUA Kemenag Kab. Uba); Drs. Ahmad Sirod Munir (KUA Kec. Tarik Sidoarjo); Drs. Asep Dadan (Kanwil Kemenag Jabar); Sa’adudin Anasih (Yayasan Pondok Pesantren El-Fath El-Islami, Kudus); Dahron (Itjen Kemenag); Saiful Anwar (Masjid Istiqlal Jakarta); M. Abduh Wahid M.Th (Ditjen Pendis); Abdul Rachman S.Sos (Kwartir Nasional Gerakan Pramuka); Badaruddin Uar S.HI (Kanwil Kemenag Provinsi Maluku); Wahyu Suryanto, SE (DPR RI Pusat); Mahmudin Bin Djamhuri (Badan Pemeriksa Keuangan); Drs. Sarwono, M.Sc (Otorita Batam); Harianto (Kwartir Nasional Gerakan Pramuka); Mohammad Ahyani (Kwartir Nasional Gerakan Pramuka); Siswanto (Kwartir Nasional Gerakan Pramuka); Bambang Jumantoro (Ditjen Pendis Bagian Perencanaan); Epi Suherpriatna, M.Si (Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dari Kwarda Banten); Sa’adullah Afif (DPR RI Pusat); Adyatmas Sucamto, SE (Kwartir Nasional Gerakan Pramuka); Witri Utami (Kemenag Kota Batam); Mohammad Adib Widiantomo (Kemenag Pusat); Dra. Hj. A. Prihatin, MM (Pendis Kemenag RI); Aminah, S.Ag (Kemenag Prov. Sumsel); Napisah B.Ac (Peny. Zakat dan Wakaf, Kandepag Kab. Birre); Ikhwan Is (Kemenag Banda Aceh Barat); Suryono (Itjen Kemenag Jaksel); Rasmijon (RS. M. Yunus Bengkulu); Hilman (Dit. Yanmed Dasar Kemenkes RI, Jaksel); Zelvy Emmelya Sundary (RS. Bakti Timah Pangkal Pinang, Bangka); Muhammad Sunie (RSUD Wates Kulonprogo DIY); Roedi Hariyanto (Pusat Kesehatan Haji, Jaksel).

Iklan

catatan dari tanah haram (1)

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka periode 2009 – 2013 (Alm. Prof. Dr. H. Azrul Azwar, MPH.) dalam sambutannya saat upacara pelepasan 15 (lima belas) perwakilan dari Anggota Gerakan Pramuka untuk bertugas sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1430 H/2010 bertempat di Pusdiklatnas Gerakan Pramuka di TRW, Cibubur, Jakarta, dalam penggalan sambutan beliau:

Kakak-kakak harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga nama Gerakan Pramuka. Beliau juga mengutarakan, Kakak-kakak di sana selama 2 (dua) bulan, bukan waktu yang singkat, jika kakak-kakak di sana rajin menulis bisa jadi sebuah kisah perjalanan yang penuh makna. Kakak-kakak bisa membuat sebuah cerita atau buku.

Ya, dari pesan beliau sebelum ada kegiatan bertugas saya mencoba menuliskan apa yang saya rasakan, apa yang saya lakukan selama di tanah haram. saya melakukannya biasanya selesai sholat maghrib, di atas tempat tidurku (springbed) yang empuk.

empat tahun perjalanan tugas di tanah haram sebagai PPIH “pelayan tamu Alloh”, sudah 4 (empat) tahun lalu terlewati, allhamdulillah catatan itu masih ada, waktu luang ada dan sayang sekali jika menuangkan dalam tulisan ini sebagai sebuah catatan atau pengingat.

Bismillahirrahmanirrahim

10|10|2010

Allhamdulill271220143644ah jam 22.35 waktu KSA rombongan PPIH Kloter I Sektor Mekah sampai di Bandara King Abdul Aziz, setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 9 jam dari tanah air (Bandara Sukarno Hatta) take off jam 18 kurang 5 (lima) menit waktu Indonesia. Selama dalam penerbangan cukup nyaman bagi saya, walaupun menggunakan pesawat Garuda kelas ekonomi yang rata-rata jarak tempat duduknya sempit. Allhamdulillah saya mendapat seat nomor 50K di dekat pintu emergency. Saat baru duduk saya didatangi seorang pramugari cantik, beliau menginstruksikan jika nanti ada gangguan Bapak putar tuas di samping Bapak ya. Hikmah dapat tempat duduk di dekat pintu emergency, saya bisa selonjorkan kaki. Allhamdulillah. Ini adalah pengalaman naik pesawat terbang baru ke lima kalinya dan baru pertama kalinya naik pesawat terbang Garuda Indonesia. Sebelumnya pengalaman yang perdana – empat dengan menggunakan pesawat Air Asia dalam tugas mengikut Asia Pacifiq Regional Jamboree ke 9 (9th APR Jamboree) di Mt.Makiling, Los Banos, Philippines tahun 2009.

17858_236332627927_3501499_n

fpertama kali naik pesawat ke Mt. Makiling

Penerbangan kali ini cukup lama, 9 jam…. mengingat panjangnya waktu tempuh ada sedikit kekhawatiran jika nanti ada sesuatu dalam perjalanan, apa yang bisa dilakukan hanya pasrah sama Alloh. Pada suatu waktu, terasa ada getaran di dalam pesawat, ada instruksi dari pramugari agar mengenakan sealt bed, pesawat bergetar, naik-turun, mungkin di luar ada terpaan angin turbulens “mungkin”, dalam hati hanya bisa berucap istighfar dan pasrah mohon pertolongan dari Alloh untuk keselamatan. Mungkin hanya 5 (lima) menit guncangan/getaran dan naik turun pesawat, allhamdulillah pesawat tenang kembali, Allhamdulillah….allhamdulillah….allhamdulillah…..ucapan syukurku dan teman-teman PPIH yang lainnya.

Allhamdulillah akhirnya pesawat landing juga dengan selamat di Bandara King Abdul Aziz (Jeddah). Kita masuk menuju terminal khusus kedatangan petugas, sementara petugas dari Kemenag berkoordinasi dengan petugas bandara. waktu tunggu lumayan cukup lama, dinginnya AC bandara membuat perut terasa lapar, waduh… tadi cemilan ngga boleh di bawa masuk lagi, cobaan pertama. setelah kurang lebih 30 menit menunggu kepastian akhirnya ada informasi katanya kita salah masuk terminal kedatangan, seharusnya kita masuk lewat terminal kedatangan reguler, ya udah ikut saja, sebelum keluar dari ruangan melewati pintu sensor kami diharuskan melepas ikat pinggang, sepatu dan kaos kaki juga, lagi-lagi ikutin saja prosedur (namanya juga tamu harus ikuti sama aturan tuan rumah). Kita baris, antri keluar dari terminal dan di luar sudah ada bus bandara yang akan mengantarkan kami ke terminal seharusnya kami masuk.

Sesampai di terminal kedatangan reguler, kami baris, antri masuk imigrasi, pengecekan pasport, foto retina mata, di situ kami berdiri cukup lama, petugas imigrasi di Bandara yang rata-rata usianya masih muda hanya mondar-mandir saja ngga tahu maunya apa. cobaan ke dua, kurang lebih 1 1/2 jam baru proses imigrasi selesai, selanjutnya lapor ke petugas minta stempel ijin pengambilan bagasi, setelah bagasi di ambil, waktu keluar dicek lagi dokumentasinya barulah bisa keluar bandara dan menuju tempat istirahat untuk mandi dan berganti kain ihram, sholat sunah ihram dan sholat subuh. setelah selesai melakukan keperluan berganti kain ihram, sholat sunah, sholat wajib dan niat umroh :

Labbaika Allahumma Umratan “Aku sambut panggilan-Mu untuk ber-Umroh”, kemudian kami menuju tempat berkumpul serta menyerahkan bagasi ke petugas PPIH yang ada di Jeddah. Selanjutnya kami masuk ke bus-bus yang sudah stan by di sana, perjalanan dilanjutkan ke Mekkah. Selama dalam perjalanan kami ber-TALBIAH, dipimpin Bapak Zuraidi (orang Kemenag, Ketua Sektor 4 Janubiyah).

Labbaika Allahumma labbaika, Labbaika laa syariika laa labbaika, Innal hamda wani’mata laka walmulka laa syarikalaka.

Selama dalam perjalanan sambil bertalbiah, kulihat kanan-kiri yang tampak bukit-bukit batu, subhanallah,  ya Alloh akhirnya aku bisa datang ke tanah haram. ucapan syukur yang tak terhingga, bagaikan mimpi, cita-cita sih ada tapi bisa ter-realisir secepat ini bagaikan mimpi, subhanallah jika Alloh sudah memanggil ke baitullah jalan apapun layak, jalan apapun bisa, yang tak terpikir oleh logikapun bisa, yang tidak punya uangpun bisa, subhanallah…..subhanallah…..subhanallah…..

Labbaika Allahumma labbaika, Labbaika laa syariika laa labbaika, Innal hamda wani’mata laka walmulka laa syarikalaka.

DSC00934

Emak

disamping menikmati kebesaran Alloh, teringat dalam pikirku sebuah sosok “Emak” saya sedih dan berdosa banget, untuk memenuhi kebutuhan membantu ekonomi Bapak membesarkan anak-anaknya, Emak rela bekerja di pabrik dari usia saya masih balita bahkan sampai sekarang. Cita-cita dalam hati jika ada rezeki ingin sekali umroh bareng dengan Emak dan Istriku, semoga cita-cita terwujud, Aamiin. to be continue……

amar ma’ruf lebih mudah dari pada nahi munkar

perbuatan seseorang tidak akan mengakibatkan orang lain terkena musibah. dalam sebuah riwayat ketika suatu negeri terkena musibah maka ada 40.000 orang baik ikut meningga dunia. Logikanya hanya orang yang melakukan kemungkaran yang kena musibah, kenapa orang-orang baik ikut juga kena musibah. Hal tersebut dikarenakan suatu negeri tersebut walaupun banyak orang baik, tapi para orang baik tersebut hanya mendiamkan saja ketika melihat kemungkaran.

sejatinya orang ISLAM diperintahkan oleh Alloh SWT agar mengajak kebaikan “amar ma’ruf” dan mencegah kemunkaran “nahi munkar”, namun pada kenyataan para muslimin hanya baru bisa amar ma’ruf saja sedang “nahi munkar” jarang sekali ada yang berani mengamalkannya. “nahi munkar” lebih susah karena mengandung konsekwensi apalagi jika yang kita ingatkan mempunyai kekuatan lebih besar, nanti bagaimana dengan keselamatan kita. Umat Islam lebih suka diam, asal mereka yang munkar tidak mengganggu kita. Diamnya orang baik itu Alloh tidak suka, yang Alloh mauin, jika melihat kemungkaran ada usaha dari kita untuk mencegahnya, dengan tangannya (penguasa), lisannya (Ulama) dan doa (masyarakat umum).

Siapa lagi yang akan membela Islam jika umatnya main aman, umat Islam bagaikan buih dalam lautan, sungguh sangat ironi jika banyak umat Islam lebih memilih pemimpin di luar dari saudaranya sendiri. oleh karena itu allhamdulillah di Indonesia, khususnya di Jakarta ini masih ada “Front Pembela Islam” yang “rela pasang badan” untuk “membela Islam”. Semoga saudara-saudara kita yang tergabung dalam FPI diberi kekuatan, keselamatan dan kesehatan sehingga Islam bisa terjaga. Aamiin…

kematian itu peringatan

belum genap satu bulan, kakak dan rekan kerja saya pergi duluan menghadap sang khaliq, yang hidup itu pasti mati itu sudah menjadi ketetapannya. kematian orang sekitar adalah peringatan bagi yang masih hidup agar cepat berpaling mempersiapkan diri. maut datang tidak ada yang bisa menunda ataupun menahannya.

kita tidak tahu, kapan kita meninggal hanya Alloh SWT yang tahu itu.
Bulan kemarin Kak Hamzah, minggu kemarin Kak Matsudin dan hari ini Kak Salbi.
Selamat jalan Kakak-kakak, kali ini kalian berangkat duluan, kami pasti menyusul.
Kebaikan dan keakrapan kita selama ini akan menjadi kenangan terindah.
semoga Kakak-kakak dilapangkan kuburnya, diterangkan kuburnya, dihindarkan dari siksa kuburnya dan mendapat tempat terbaik disisiNya.
Aamiin.

Attitude, prilaku, karakter

dulu…. jaman masih kuliah, terkenang saat dosen kasih materi, teman-teman pada ngobrol sendiri akhirnya si dosen marah dengan bahasa halus berucap

sepintar apapun diri kalian, sekaya apapun diri kalian, setinggi apapun jabatan kalian,

jika kalian tidak punya attitude atau attitudenya rendah maka kalian akan terlihat beda/rendah di mata orang lain dan itu sungguh menyedihkan.

Sebenarnya bukan hari ini saja, sudah beberapa kali saya lihat orang yang punya pendidikan tinggi tapi tutur kata/bahasa penyampaian atau komunikasi tidak pantas keluar dari lisan orang itu. yaaa hanya kasihan dan prihatin saja.

(Alm) Bapak-ku, mohon maaf telat mewujudkan impianmu

09 Agustus 2014

Allhamdulillah akhirnya waktu itu datang juga, WISUDA, ya WISUDA….. pagi – pagi sekali kami ber-tiga berangkat ke daerah Kali Abang Bekasi tempat WISUDA. Kami berangkat pagi karena daerah tempat wisuda kami tergolong cukup terkenal kemacetannya. Kami berangkat dari rumah pak yani (daerah cijantung) pukul 05.30 an dan sampai di TKP pukul 06.45 an. Allhamdulillah perjalanan lancar karena memang masih pagi. Sesampai di sana kami foto-foto sebentar di depan mobil mas Handriyoko, narsis-narsisan. Setelah itu kami menuju TKP selanjutnya memakai baju TOGa dan tidak lupa memanfaatkan state-state tempat foto ber-narsis-narsisan. pukul 07.15 an, para pendamping dan pengantar menukar undangan dan kami masuk ke TKP untuk register dan masuk di aula ternyata masih sedikit.

Satu-persatu para wisudawan/wisudawati datang, karena duduk kami terpisah dengan teman-teman seangkatan alhasil kami menemukan teman baru yang duduk di kanan dan kiriku,  kami saling berkenalan ternyata sebelah kiri berasal dari Kampus Bekasi dan sebelah kanan dari Kampus Cikarang. kira-kira pukul 08.50 prosesi pelantikan Wisudawan/Wisudawati dimulai. Acara demi acara dimulai dan pelantikan Wisudawan/Wisudawati di mulai saat renungan,  mulai dari sambutan Direktur, Pimpinan Yayasan dan Pimpinan Kopertis Wilayah Jabodetabek selanjutnya acara puncak yaitu Pelantikan Wisudawan/wisudawati range pertama. Selanjutnya sesi hiburan dengan artis “ASTRID”, cukup menghibur. Selesai hiburan dilanjutkan pelantikan range ke dua. Prosesi selesai ada hiburan lagi dan renungan.

Pada saat renungan itulah yang membuat rasa emosional para wisudawan/wisudawati keluar, ya aku sendiri juga merasakannya, semuaaaa teringat proses itu semua, ingat Alm. Bapak dulu berkeinginan aku menjadi sarjana, Emak-ku di kampung tiada henti mendoakan, pengorbanan istriku yang menunggui aku saat kuliah, menemani saat buat tugas, mensuportku dengan cemilan-cemilan, ke kampus kehujanan, pulang ke rumah selalu malam, menginap di kantor ketika jelang deadline Tugas Akhir, dimarahi dosen karena datang telat, bolak-balik ngeprint karena masih ada yang salah, dikerjain dosen pembimbing, dimarahi dosen pembimbing, pusing ketika membuat program, bingung belum mendapat yang bisa membimbing membuat program, deg-degan saat sidang, bolak-balik jakarta – Bekasi dan untuk mendapatkan tanda tangan dosen penguji, semuanya teringat dan tanpa terasa hati ini terasa antara pedih, terharu dan ucapan syukur. Allhamdulillah semua itu sudah terlewati.

9 Agustus 2014 Allhamdulillah WISUDA

9 Agustus 2014
Allhamdulillah WISUDA

ucapan terima kasih utamanya kepada Pimpinan Kwarnas Gerakan Pramuka periode 2008-2013 yaitu Alm. Kak Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH. (Ka Kwarnas) dan utamanya Kak Dr. Joedyaningsih, SW, M.Sc (PH). (Sesjen), karena Kak Joedi akhirnya saya dapat Beasiswa melanjutkan pendidikan. Sedikit mengulang cerita yg telah kuposting beberapa waktu yang lalu : waktu itu Biro Diklatpram sudah mengirimkan salah satu staf untuk mengikuti psikotes mendapatkan beasiswa, ketika saya bertemu Ibu Joedi di depan lift beliau bertanya padaku :

Bu Joedi : Hari, kamu ngga ikut psikotes beasiswa

Saya : Mboten Ibu, karena Biro Diklatpram sudah ada perwakilannya

Bu Joedi : Sudah ikut saja, nanti saya bicara sama Kepala Biro kamu

Saya : Baik Ibu.

Setelah saya kembali ke ruangan, hari itu juga saya dipanggil Kepala Biro Diklatpram (Kak Desi Ampriani) agar supaya saya mempersiapkan diri mengikuti psikotes mendapat beasiswa di TRW, Cibubur. Allhamdulillah hasil dari psikotes, saya layak mendapatkan beasiswa tersebut. Allhamdulillah.

IMG-20140809-WA0011

ucapan terima kasih berikutnya saya ucapkan kepada Kepala Biro Umum waktu itu Ibu Lien Herlina sekarang beliau suda pensiun dini dan penggantinya Kak Hudi Witono, SH, trus Kak Chairina Nan Sati (Kabag Personalia), teman-teman staf Biro Diklatpram atas supportnya.

20140809_121541

Ucapan terima kasih kepada keluargaku : Emak yang siang malam yang tiada bosan ketika jelang UTS atau UAS saya mintain tolong mendoakan aku agar supaya aku dapat mengerjakan soal dan dapat IPK yang baik. Istriku (Asih Yulianti) yang dengan sabar menunggu aku di kantor sampai jam 22.00 an ketika kuliah, menyiapkan cemilan, makanan, bahkan menemani sampai menginap di kantor. Keluargaku lainnya yang support doa; mbah umi, mas arifin, dik meindarti, dan dua ponakan (pradipta dan danis) trus….Mas Eko yang ada di Surabaya beserta istri (mbak Sus) dan dua ponakanku (Riko dan Rangga).

Ucapan terima kasih yang begitu besar berikutnya kepada Dik Imam Hidayat yang telah sudi meluangkan waktu di tengah-tengah kesibukan kuliah, kerja dan beragam aktivitas lainnya berkenan membantu dan memberikan bimbingan membuat program java netbeants bahkan berkenan sampai menginap di Hipprada jelang deadline pengumpulan TA . Mohon maaf sekali telah merepotkan dik Imam. Selanjutnya kepada mas Rio Ashadi yang telah membantu menterjemahkan abstraksi ke dalam bahasa inggris. selanjutnya kepada dik Noel yang beberapa waktu yang lalu membantu menyelesaikan tugas kuliah yaitu java netbeants.

with Wisudawati Cantik

with Wisudawati Cantik

 

Ucapan terima kasih kepada PT. Madu Pramuka menjadi tempat riset ketika penyusunan KKP ataupun saat tugas mata kuliah Metode Penelitian. kepada Pimpinan Koperasi Kwarnas Gerakan Pramuka dan pengurusnya, telah bersedia memberikan bahan-bahan data untuk Tugas Akhir.