TEMAN

menurut saya definisi arti kata “TEMAN” itu adalah “BAIK”Aku_12

siapa sih yang ngga butuh teman…
hanya orang SOMBONG yg tidak mau berteman….

pertemanan jangan pilih-pilih, baik yang sudah ketahuan baik akhlaqnya maupun yang kurang baik, tapi jika takut terbawa dalam kejelekan teman hindarilah tapi klo merasa mampu tidak terbawa dalam kejelekan lakukanlah… itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang punya kemampuan.

jika teman butuh tempat curhat, dengarkan….
curhat tidak mesti CURHAT-an punya masalah….kadang-kadang seseorang hanya ingin share atas suatu peristiwa yang ditemui hari ini, di rumah, dengan anak, istri, tetangga atau kejadian selama dalam perjalanan…. hanya share beli sesuatu, ketemu perempuan yang cantik,… semoga curhatan jadi obrolan yang sia-sia juga, akhirnya ngerumpi dan ngomongi orang. (kadang2 saya pun belum bisa ngerem klo sudah begitu.. hehehe, astaghfirullah hal adzim), semoga makin ke sini semakin bisa mengurangi, Aamiin… Jika teman curhat tentang masalah ya dengarkan saja, jika dimintai pendapat ya kasih pendapat yang baik tapi klo tidak minta pendapat ya tutup dengan kata-kata yang menyejukan bukan menyalahkannya. dan yang lebih penting lagi jangan men-share permasalah teman tadi ke teman yang lainnya.

karena “pertemanan” sering kita “men-tolelir” kesalahan yang dilakukan teman, jika kita berniat menjadi kita teman baik seharusnya kalau ada teman yang berbuat kurang/tidak benar, ingatkan….dengan cara yang layaknya pertemanan….dengan cara yang baik….dengan tutur kata yang baik… tidak menggurui…. tidak merasa sok paling benar…. tidak merasa sok paling bersih… dan semua kembalikan lagi padanya…

jika diikuti, Allhamdulillah…
jika diabaikan, suatu hari coba ingatkan lagi…
jika sudah berkali-kali diingatkan tetap mengabaikan
doa – kanlah

minimal sudah mengingatkan….
BUKAN menjerumuskannya….
itulah sebaik-baiknya…
pertemanan…

PERTEMANAN DALAM KEBAIKAN…

03|02|2015 (dingin luar dalam… di luar mendung di dalam ber-AC, laper pula).

Iklan

mungkin ini cara Alloh SWT agar “aku mengurangi eksis di medsos”

tanggal 24|01|2015 pukul : 3:09 AM dapat sms peringatan dari 3636 isinya : Paket Tsel Flash akan berakhir tgl 26/01/2015. Akan diperpanjang dengan 1 GB & tambahan 1GB di 3G utk 30 hari dengan harga sesuai lokasi anda. Utk berhenti berlangganan ketik FLASH OFF ke 3636. info zona dan detail tariff lihat di Tsel.me/internet.

tanggal 25|01|2015 dapat sms peringatan serupa dari 3636 : pukul 3:38 AM  : Paket Tsel Flash akan berakhir tgl 26/01/2015. Akan diperpanjang dengan 1 GB & tambahan 1GB di 3G utk 30 hari dengan harga 75000 dpt berubah sesuai lokasi anda. Pastikan pulsa anda mencukupi. Utk berhenti berlangganan ketik FLASH OFF ke 3636. info zona dan detail tariff lihat di Tsel.me/internet. ; pukul 3:39 AM : Anda akan mendapatkan TAMBAHAN Quota 500 MB jika tetap berlangganan.SKB

tanggal 26|01|2015 pukul 6:16 PM dan pukul 10:14 PM dapat sms peringatan serupa dari 3636 seperti tanggal 25|01|2015 dan masih pukul 10:14 PM dapat sms isinya : Anda akan mendapatkan TAMBAHAN Quota 500 MB jika tetap berlangganan.SKB

Tanggal 26|01|2015 pagi saya pesan ke Kak Supadi yang jualan pulsa minta diisiin 100.000, pesan pagi dan baru masuk sore kurang lebih jam : 17.00 an, allhamdulillah aman dah nanti saat perpanjang paket flash secara otomatis (seperti kata salah satu CS Grapari yang ada Gandaria City bulan lalu saat ada masalah dengan paket flash juga).

Sebelum tidur saya cek pulsa sekali lagi dan pulsa masih 99.000 an, seperti biasanya pagi sekitar jam 05.00 aku bangun terus cek hp, terlihat ada beberapa sms yang masuk tapi yang bikin kaget adalah : tanggal 27|0|2015 pukul : 12.11 AM dapat sms dari 3636 yang isinya : “Selamat datang di internet Telkomsel, Anda dpt tetap melanjutkan dg tarif normal atau beli paket internet hemat di *363# atau klik link http://tsel.me/fa selanjutnya pukul :12:11 AM “Layanan Flash Anda telah dinonaktifkan secara otomatis karena pulsa Anda tidak cukup untuk melakukan perpanjangan paket. Silahkan isi ulang pulsa Anda dan masih pukul 12:11 AM ” Pulsa anda tidak mencukupi untuk pembelian paket data. Silahkan isi ulang pulsa anda dan nikmati internetan dengan paket data Telkomsel di *363#.

habis baca itu, sayang langsung pencet *888# dan benar pulsa saya Rp.0,-,  ya ampun yang 99.000 an kemarin saat aku cek sebelum tidur larinya ke mana, secara logika jika paket yang saya pakai seharga 75.000 dan pulsa saya sebelum saya tidur berjumlah 99.000 an maka akan ada sisanya…. kesel sih engga cuma ngga habis pikir, salah saya di mananya….

ya setiap kejadian akan jadi pengalaman dan itu mungkin cara Alloh SWT mengingatkan ke diri saya agar jangan sering-sering eksis…. ambil positifnya, niat hari ini mau ke Grapari yang ada di Gandaria City hanya ingin sharing kenapa hal tersebut bisa terjadi dan apa yang saya lakukan ada yang salah.

usia 40 tahun itu ISTIMEWA

selamat

beda 5 tahun itu BeDa

kenapa usia 40 (empat puluh) disebut usia yang Istimewa, bukannya sama saja dengan usia-usia yang telah kita lalui tapi ternyata tidak, dalam Al-Qur’an usia 40 mendapat perhatian dari Allah SWT lewat pesannya pada QS Al-Ahqaf ayat 15 yang artinya :

Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama 30 (tiga puluh) bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai 40 (empat puluh) tahun dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh aku bertaubat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang Muslim”.

kemarin saya browsing blog yang membahas rahasia umur 40 tahun, allhamdulillah menemukan sebuah blog yang membahas secara gamblang yaitu blognya saudara Moch Saiful silahkan baca di sini, pada blog ini dibahas secara tuntas daripada saya capek-capek menulis ulang, ini sedikit kutipan yang saya ambil dari blog itu :

Menurut para mufassir, usia 40 tahun merupakan usia dimana manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosional, karya, maupun spiritualnya. Orang yang berusia 40 tahun benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan beralih menapaki usia dewasa penuh. Apa yang dialami pada usia ini sifatnya stabil, mapan, kokoh. Perilaku di usia ini akan menjadi barometer pada langkah usia selanjutnya.

Bagiku usia 40 adalah usia yang membuat aku bahagia dan khawatir. beberapa bulan sebelum waktu itu datang, tidak tahu perasaan hati ini beda banget cenderung kekhawatirannya lebih besar; khawatir aku tidak bisa melaluinya; seperti kita ketahui ada orang baik dipanggil olehNya pada usia 40 (Alm. Jefri Al-Buchori “Uje” dan Alm. Habib Munzir), mereka dipanggil diusia muda (40 tahun) karena tentunya Alloh SWT lebih sayang pada beliau-beliau berdua. Hehehe kenapa aku mesti GR “gede rasa” …. karena aku belum baik seperti mereka, insyaAlloh aku masih diberi panjang umur sehingga aku masih bisa memperbaiki diri dari kedzaliman-kedzaliman pada diriku sendiri; terus terang aku masih ingin bersama-sama orang-orang tercintaku; emak-ku, istriku, saudara-saudaraka “mas eko, mbak pri, mas hendra, mbak Sus, Mbah Umi, mas Arifin, diki Mein, Riko, Rangga, Pradipta, Danis, Pak Yon, Bulik Tilam, Pak Poh Adi, Pak Poh Trimo dll-nya.; aku masih ingin mendoakan kebaikan untuk mereka; aku masih ingin berbuat baik untuk mereka khususnya Emak dan Istriku dan lain-lainnya semampuku; aku masih ingin mengirim doa untuk Almarhum Bapakku Alm. Bapak Loso Soeprijono Bin Karsonadi, Alm. Bapak Suhadiyono Bin Hadi Suwigyno (Bapak Mertuaku), Alm. Bapak Himawan Sutanto Bin Muhammad Mangoendiprodjo (Bapak Angkatku dan Bosku), Alm. Bapak Sundoro Syamsuri (Bapak Angkatku dan Bosku), Almarhumah Mbah Kaliyem “dhok’e” Ibunya Emakku), Almarhumah Mbah Kobinah, Almarhumah Mbah Kobirah, Almarhum Mbak Karsonadi (Bapaknya Bapakku), Almarhumah Mbak Tandur (Ibunya Bapakku), Almarhumah Mbah Mariyam (Neneknya Istriku), dll-nya. Aku masih ingin membimbing istriku; menjadi tauladan bagi istriku; aku masih ingin bersamanya dan merubahnya agar istriku dekat dengan Alloh melaksanakan kewajiban dengan tertib; saling mengingatkan dalam kebaikan dan masih banyak lagi keinginan-keinginan itu.

Allhamdulillah ini hari pertama di usia 40 tahun, allhamdulillah ya Alloh aku masih diberi umur panjang, panjangkan umurku minimal seperti umurnya Rasulullah SAW biar aku bisa memperbaiki diriku ya Alloh, biar aku masih bisa bersama-sama orang terkasih, terbaik dan tersayang, jangan cabut nyawaku sebelum aku merasa cukup mempersiapkan bekal untuk hidup abadi di sana (akherat); berilah aku kekuatan dalam hati dan jiwaku untuk berpihak kepada kebaikan; ringan melaksakan perintahMu “SHOLAT 5 WAKTU” dan sholat2 sunah lainnya; bermuamalah dengan sesama dengan baik. Aku tidak sebaik Alm. Uje dan Alm. Habib Munzir tapi aku pingin punya kekuatan tekad ibadahnya seperti mereka.

pada usiaku yg ke 40 ini disamping doa di atas kutambahi mohon dikuatkan iman dan islam, diberi kenikmatan beribadah, semoga aku diberi kekuatan untuk hijrah pada kebaikan.

100 Rahmat Alloh SWT

Bissmillahirrahmanirrahim…..

Allahumma shali ala sayidina Muhammad, wa’ala ali sayidina Muhammad

Rahmat Alloh SWT itu sebenarnya ada 100, tapi yang diturunkan kepada makhluknya yang ada di dunia ini hanya 1 sementara yang 99 ditahan dan akan diberikan nanti di akherat setelah kiamat kepada hamba-hamba Alloh yang ber-amal sholeh.

Rahmat Alloh yang satu ini diberikan kepada seluruh makhluknya baik yang ber-agama maupun yang tidak ber-agama-pun semuanya dapat. Bayangkan, 1 rahmat saja sudah sedemikian rupa nikmatnya bagaimana kita mendapatkan 100 rahmat, subhanallah….

Rahmat Alloh diberikan kepada makhluknya yang tidak melakukan perbuatan musrik (menyembah kepada selain Alloh), mengakui kebenaran Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Alloh dan membayar zakat.

Untuk mendapat rahmat Alloh dengan mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Alloh salah satu cara diantaranya melaksanakan ibadah dengan sebenar-benarnya (melakukan sholat dipagi hari (dhuha) dan malam hari (tahajud) semampunya), dan menjauhi segala larangannya.

Semoga kita termasuk golongan manusia yang mendapat 100 rahmat Alloh SWT di akherat kelak, Aamiin. (dapat dari ngaji semalam di mushola Darussalam 30|12|2014)

Allhamdulillah, sebentar lagi akan tutup tahun, ikut bersuka ria jelang pergantian tahun boleh asala jangan berlebihan dan sebaik-baik tindakan yang dilakukan menjelang tutup tahun adalah dengan ber-MUHASABAH – diri. Semoga tahun depan lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu, baik dalam ilmu, ber-mualah, amal, iman dan taqwa, Aamiin….

catatan dari tanah haram (1)

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka periode 2009 – 2013 (Alm. Prof. Dr. H. Azrul Azwar, MPH.) dalam sambutannya saat upacara pelepasan 15 (lima belas) perwakilan dari Anggota Gerakan Pramuka untuk bertugas sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1430 H/2010 bertempat di Pusdiklatnas Gerakan Pramuka di TRW, Cibubur, Jakarta, dalam penggalan sambutan beliau:

Kakak-kakak harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga nama Gerakan Pramuka. Beliau juga mengutarakan, Kakak-kakak di sana selama 2 (dua) bulan, bukan waktu yang singkat, jika kakak-kakak di sana rajin menulis bisa jadi sebuah kisah perjalanan yang penuh makna. Kakak-kakak bisa membuat sebuah cerita atau buku.

Ya, dari pesan beliau sebelum ada kegiatan bertugas saya mencoba menuliskan apa yang saya rasakan, apa yang saya lakukan selama di tanah haram. saya melakukannya biasanya selesai sholat maghrib, di atas tempat tidurku (springbed) yang empuk.

empat tahun perjalanan tugas di tanah haram sebagai PPIH “pelayan tamu Alloh”, sudah 4 (empat) tahun lalu terlewati, allhamdulillah catatan itu masih ada, waktu luang ada dan sayang sekali jika menuangkan dalam tulisan ini sebagai sebuah catatan atau pengingat.

Bismillahirrahmanirrahim

10|10|2010

Allhamdulill271220143644ah jam 22.35 waktu KSA rombongan PPIH Kloter I Sektor Mekah sampai di Bandara King Abdul Aziz, setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 9 jam dari tanah air (Bandara Sukarno Hatta) take off jam 18 kurang 5 (lima) menit waktu Indonesia. Selama dalam penerbangan cukup nyaman bagi saya, walaupun menggunakan pesawat Garuda kelas ekonomi yang rata-rata jarak tempat duduknya sempit. Allhamdulillah saya mendapat seat nomor 50K di dekat pintu emergency. Saat baru duduk saya didatangi seorang pramugari cantik, beliau menginstruksikan jika nanti ada gangguan Bapak putar tuas di samping Bapak ya. Hikmah dapat tempat duduk di dekat pintu emergency, saya bisa selonjorkan kaki. Allhamdulillah. Ini adalah pengalaman naik pesawat terbang baru ke lima kalinya dan baru pertama kalinya naik pesawat terbang Garuda Indonesia. Sebelumnya pengalaman yang perdana – empat dengan menggunakan pesawat Air Asia dalam tugas mengikut Asia Pacifiq Regional Jamboree ke 9 (9th APR Jamboree) di Mt.Makiling, Los Banos, Philippines tahun 2009.

17858_236332627927_3501499_n

fpertama kali naik pesawat ke Mt. Makiling

Penerbangan kali ini cukup lama, 9 jam…. mengingat panjangnya waktu tempuh ada sedikit kekhawatiran jika nanti ada sesuatu dalam perjalanan, apa yang bisa dilakukan hanya pasrah sama Alloh. Pada suatu waktu, terasa ada getaran di dalam pesawat, ada instruksi dari pramugari agar mengenakan sealt bed, pesawat bergetar, naik-turun, mungkin di luar ada terpaan angin turbulens “mungkin”, dalam hati hanya bisa berucap istighfar dan pasrah mohon pertolongan dari Alloh untuk keselamatan. Mungkin hanya 5 (lima) menit guncangan/getaran dan naik turun pesawat, allhamdulillah pesawat tenang kembali, Allhamdulillah….allhamdulillah….allhamdulillah…..ucapan syukurku dan teman-teman PPIH yang lainnya.

Allhamdulillah akhirnya pesawat landing juga dengan selamat di Bandara King Abdul Aziz (Jeddah). Kita masuk menuju terminal khusus kedatangan petugas, sementara petugas dari Kemenag berkoordinasi dengan petugas bandara. waktu tunggu lumayan cukup lama, dinginnya AC bandara membuat perut terasa lapar, waduh… tadi cemilan ngga boleh di bawa masuk lagi, cobaan pertama. setelah kurang lebih 30 menit menunggu kepastian akhirnya ada informasi katanya kita salah masuk terminal kedatangan, seharusnya kita masuk lewat terminal kedatangan reguler, ya udah ikut saja, sebelum keluar dari ruangan melewati pintu sensor kami diharuskan melepas ikat pinggang, sepatu dan kaos kaki juga, lagi-lagi ikutin saja prosedur (namanya juga tamu harus ikuti sama aturan tuan rumah). Kita baris, antri keluar dari terminal dan di luar sudah ada bus bandara yang akan mengantarkan kami ke terminal seharusnya kami masuk.

Sesampai di terminal kedatangan reguler, kami baris, antri masuk imigrasi, pengecekan pasport, foto retina mata, di situ kami berdiri cukup lama, petugas imigrasi di Bandara yang rata-rata usianya masih muda hanya mondar-mandir saja ngga tahu maunya apa. cobaan ke dua, kurang lebih 1 1/2 jam baru proses imigrasi selesai, selanjutnya lapor ke petugas minta stempel ijin pengambilan bagasi, setelah bagasi di ambil, waktu keluar dicek lagi dokumentasinya barulah bisa keluar bandara dan menuju tempat istirahat untuk mandi dan berganti kain ihram, sholat sunah ihram dan sholat subuh. setelah selesai melakukan keperluan berganti kain ihram, sholat sunah, sholat wajib dan niat umroh :

Labbaika Allahumma Umratan “Aku sambut panggilan-Mu untuk ber-Umroh”, kemudian kami menuju tempat berkumpul serta menyerahkan bagasi ke petugas PPIH yang ada di Jeddah. Selanjutnya kami masuk ke bus-bus yang sudah stan by di sana, perjalanan dilanjutkan ke Mekkah. Selama dalam perjalanan kami ber-TALBIAH, dipimpin Bapak Zuraidi (orang Kemenag, Ketua Sektor 4 Janubiyah).

Labbaika Allahumma labbaika, Labbaika laa syariika laa labbaika, Innal hamda wani’mata laka walmulka laa syarikalaka.

Selama dalam perjalanan sambil bertalbiah, kulihat kanan-kiri yang tampak bukit-bukit batu, subhanallah,  ya Alloh akhirnya aku bisa datang ke tanah haram. ucapan syukur yang tak terhingga, bagaikan mimpi, cita-cita sih ada tapi bisa ter-realisir secepat ini bagaikan mimpi, subhanallah jika Alloh sudah memanggil ke baitullah jalan apapun layak, jalan apapun bisa, yang tak terpikir oleh logikapun bisa, yang tidak punya uangpun bisa, subhanallah…..subhanallah…..subhanallah…..

Labbaika Allahumma labbaika, Labbaika laa syariika laa labbaika, Innal hamda wani’mata laka walmulka laa syarikalaka.

DSC00934

Emak

disamping menikmati kebesaran Alloh, teringat dalam pikirku sebuah sosok “Emak” saya sedih dan berdosa banget, untuk memenuhi kebutuhan membantu ekonomi Bapak membesarkan anak-anaknya, Emak rela bekerja di pabrik dari usia saya masih balita bahkan sampai sekarang. Cita-cita dalam hati jika ada rezeki ingin sekali umroh bareng dengan Emak dan Istriku, semoga cita-cita terwujud, Aamiin. to be continue……

amar ma’ruf lebih mudah dari pada nahi munkar

perbuatan seseorang tidak akan mengakibatkan orang lain terkena musibah. dalam sebuah riwayat ketika suatu negeri terkena musibah maka ada 40.000 orang baik ikut meningga dunia. Logikanya hanya orang yang melakukan kemungkaran yang kena musibah, kenapa orang-orang baik ikut juga kena musibah. Hal tersebut dikarenakan suatu negeri tersebut walaupun banyak orang baik, tapi para orang baik tersebut hanya mendiamkan saja ketika melihat kemungkaran.

sejatinya orang ISLAM diperintahkan oleh Alloh SWT agar mengajak kebaikan “amar ma’ruf” dan mencegah kemunkaran “nahi munkar”, namun pada kenyataan para muslimin hanya baru bisa amar ma’ruf saja sedang “nahi munkar” jarang sekali ada yang berani mengamalkannya. “nahi munkar” lebih susah karena mengandung konsekwensi apalagi jika yang kita ingatkan mempunyai kekuatan lebih besar, nanti bagaimana dengan keselamatan kita. Umat Islam lebih suka diam, asal mereka yang munkar tidak mengganggu kita. Diamnya orang baik itu Alloh tidak suka, yang Alloh mauin, jika melihat kemungkaran ada usaha dari kita untuk mencegahnya, dengan tangannya (penguasa), lisannya (Ulama) dan doa (masyarakat umum).

Siapa lagi yang akan membela Islam jika umatnya main aman, umat Islam bagaikan buih dalam lautan, sungguh sangat ironi jika banyak umat Islam lebih memilih pemimpin di luar dari saudaranya sendiri. oleh karena itu allhamdulillah di Indonesia, khususnya di Jakarta ini masih ada “Front Pembela Islam” yang “rela pasang badan” untuk “membela Islam”. Semoga saudara-saudara kita yang tergabung dalam FPI diberi kekuatan, keselamatan dan kesehatan sehingga Islam bisa terjaga. Aamiin…