teko

TEKO …. ya teko….

TEKO itu tempat minuman …. bukan arti dari bahasa jawa yang artinya “datang”…. juga bukan TOKO atau WARUNG ….

teko

mengutip ucapan A’a Gym bahwa isi hati manusia kalau diibaratkan sama halnya teko dengan isinya. Teko jika isinya air saat dituang keluarnya juga, isinya kopi keluarnya kopi, isinya teh keluar juga teh, isinya susu basi dituang juga susu basi, isinya air comberan dituang juga air comberan.

teko bermacam-macam kualitasnya, coraknya, mereknya, harganya, made in mananya tapi isinya tetap sesuai yang kebutuhan pemiliknya.

manusia itu layaknya teko, pandai membuat tekonya berkualitas dengan bermacam-macam cara misal dengan kepintarannya, kesederhanaannya, kejujurannya, ketegasannya, keramahannya, kealimannya,  kekayaannya, kepeduliannya, dll. upaya itu ditempuh biar si teko tadi punya nilai lebih di mata teko yang lain kalo istilah sekarang adalah pencitraan.

isi adalah akhlak, jika akhlak dasarnya tidak baik, usaha pencitraan si teko tadi tidak ada gunanya. akhlak tidak bisa dipoles. akhlak baik karena kita terbiasa berbuat baik, bertemanpun juga insyaAlloh dapat yang baik.

akhir-akhir ini di sosmed terlihat sekali manusia mengeluarkan isi teko-nya masing-masing, begitu juga aku.

jika menginginkan aman di dunia dan di akherat si teko harus mengisi tekonya dengan isi/akhlak yang baik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s