terlalu percayapun juga salah

PENGALAMAN GURU TERBAIK

Cerita saja

Setahun yang lalu saat ingin balik nama rumahku, kebetulan orang yang punya rumah menawarkan jasa pembuatan sertifikat tanah di NOTARIS kenalannya. Karena aku sendiri juga belum punya pengalaman dan tidak mau repot, kuiyakan saja tawarannya.

Alhasil akhirnya si Bapak sebut saja inisialnya “SP” itu bilang biayanya segini rupiah. Setelah aku kasih itu biaya, tidak ada kabarnya sama sekali, terus terang aku agak khawatir, ini orang bener apa tidak. Ku telpon ngga dijawab, sekalipun dijawab beritanya si SP lagi di kampung, akhirnya kudatangi saja langsung ke rumahnya.

Allhamdulillah, akhirnya ketemu juga sama si SP di rumahnya, dengan alasan macam-macam SP bercerita kendalanya, ya sudahlah ngga perlu emosi disabarin saja, yang penting selesai sertifikatnya. enam (6) bulan lewat sudah berlalu akhirnya ada informasi dari si SP kami berdua tanda tangan di rumahnya NOTARIS dan katanya untuk merubah dari Hak Pakai mejadi Hak Milik harus nambah biaya sebesar …. rupiah, akhirnya kutitipkan lagi uangnya ke SP. Pada waktu penandatangan surat-surat balik nama itu, aku dikenalkan kenalan SP yang urusin proses ini sebut saja inisialnya “KS”. Ya ampun ternyata SP ini menyerahkan ke orang lain untuk ngurusin ini.

setelah proses tanda tangan selesai, KS bilang “ntar aku kasih kabar kalau sertifikatnya sudah jadi” dan sejak saat itu aku langsung berhubungan dengan KS yang ngurusi sertifikat itu, rupa-rupanya sama juga lama banget ngga ada kabar beritanya. Hmmm…..dalam hati jadi curiga ini masalahnya di mana, akhirnya via telpon kutanya kejelasannya. Akhirnya KS menyanggupi, ya sudah habis lebaran kita selesaikan ya..r…

3 atau 4 bulan sejak selesai lebaran idul fitri sengaja tidak aku tanya, tapi lama-lama dalam hati pingin banget tahu kejelasannya. Akhirnya iseng aku telpon KS tanya apakah sertifikat sudah jadi apa belum, jawab KS sudah le sudah jadi tapi biaya yang kemarin masih kurang kira-kira segini rupiah. Saat ditelpon kekurangan biaya itu sudah termasuk ongkos jasanya.

Akhirnya aku ajak istriku ke rumahnya. Di rumah KS ngobrol lama banget dan dari obrolan itu ternyata kusimpulkan yang bikin lama itu ulahnya SP, ternyata biaya yang SP bilang ke aku tidak semuanya dikasih ke KS. Allhamdulillah KS telpon ke NOTARIS hari itu juga dan allhamdulillahnya lagi NOTARIS tidak lama lagi akan pulang. Akhirnya kutunggu sampai KS ambil sertifikatnya dan ternyata uang yang aku kasih ke KS adalah uang kekurangan dari NOTARIS, berarti uang jasa untuk KS belum. Hmmmm…..ya sudahlah saya janji lain hari mau ke rumah KS.

Allhamdulillah sekarang Sertifikat sudah ditangan…

Semoga Bapak SP cepat diberi kesembuhan penyakit “curang”-nya….

Ampuni SP ya Alloh…..

ternyata jadi orang “terlalu percaya-pun” juga masih salah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s